Diriwayatkan, bahwa Allah Ta’ala hendak menciptakan langit dan bumi, Dia menciptakan suatu materi hijau yang berkali-kali lipat langit dan bumi. Kemudian Dia pandang air itu, maka bergolaklah ia dan muncul daripadanya buih, asap dan uap, dan air itu bergetar karena takut kepada Allah. Oleh karenanya, air itu senantiasa bergetar sampai hari kiamat. Dari asap tersebut, Allah menciptakan langit, dan dari buih itu Dia menciptakan bumi. Selanjutnya, Allah mengutus seorang malaikat dari bawah ‘Arsy. Maka menukiklah malaikat itu ke bumi sehingga masuk ke bawah tujuh bumi,